Waktu berlalu dan gajah kecil kini telah tumbuh menjadi gajah dewasa yang gagah. Tapi walaupun sigajah telah besar si pelatih hewan tetap menggunakan tali rantai yang kecil dan pohn yang kecil untuk mengikat gajah, anehnya si gajah tidak mau mencoba melepaskan dirinya dari ikatan walaupun sebenarnya hanya dengan sedikit tenaga dia bisa lepas tapi dia tidak melakukannya . Ini terjadi karena imajinasi (khayalan) lebih unggul darikemauan untuk lepas. Ketika naluri untuk bebas muncul dia selalu mengurungkan niatnya karena imajinasinya mengatakan “dulu aku sudah sekuat tenaga mencoba untuk lepas, tapi aku tak bisa” imajinasi itulah yang selalu mengalahkan kemauannya untuk bebas.
Manusia hampir sama dengan gaja,h, ketika ada suatu keinginan sering kali kita dikalahkan oleh imajinasi atau khayalan kita. Contoh: ketika seorang pemuda ingin menyatakan cinta pada kekasih pujaan hatinya , selalu ia takut kalau ditolak atau takut kalau dia ngapel ntar bapak si cewek marah ,
Hal ini dibenarkan oleh seorang docter Perancis bernama Emilique, dia mengatakan “ketika imajinasi bertentangan dengan kemauan, imajinasi selalu lebih unggul”. dalam bukunya One minute millionaire Mark Victor Hansen menjelaskan dengan sangat baik. Di contohkan: ketika seorang anak diberitahu “jangan takut tidak ada monster di kolong tempat tidur” tapi ketika lampunya dimatikan imajinasinya menggila dan si anak tetap ketakutan. Kita yang dewasa pun tak ada bedanya , dan monster yang kita bayangkan pun tak kalah menyeramkan dengan monster pada waktu masih kecil. Sering kita berkata “kalau saya kenalan dengan orang itu alngkah indahnya hidup ini” tapi kita menahan diri, karena imajinasi kita berkata “nanti kalau ditolak gimana? Kalau dia marah gimana?”kita benci sekali terlihat bodoh, kita takut sekali ditollak. Pada hal kesakitan ditolak itu hanya ada dalam khayalan kita saja.
CARA MEMPERBAIKI PENGARUH IMAJINASI YANG MENGHALANGI:
Karena imajinasi selalu lebih unggul untuk memperbaikinya adalah dengan menggunakan khayalan yang indah ketimbang logika. Misalnya: kepada anak yang takut monster dikatakan “nak di rumah kita ga’ ada monster yang jahat,bapak dan ibu hanya membiarkan masuk monster yang melindungi dan penyayang anak-anak” dengan begitu kita akan lebih sukses menenangkan anak tersebut. Cara lainnya adalah dengan mengubah imajinasi kita menjadi khayalan yang indah, missal: ketika kita takut ditolak kita dapat membayangkan bahwa kalau diterima hidup ini alangkah nikmatnya , dan kalau pun masih takut di tolak, bayangkan dia menolaknya dengan sangat lembut lalu katakan “ah biasa saja ditolak, saat ditolak aku tersenyum dan dia pun tersenyum” setelah itu bayangkan jika diterima “ wowww… ternyata kita sangat sukses, hidup ini sangat-sangat indah..”. bayangkan scenario terbaik, film terbaik, proyeksikan hasil-hasil terbaik sebaik mungkin. Dengan khayalan tingkat tinggi seperti itu kita akan lebih semangat.
Salam Silaturrahmi bersimpul kasih sayang
Syaiful Putra
sungguh mengubah mindset saya
BalasHapus