Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

29 Jul 2009

PENJAGA SANDAL DAN KAKINYA: 'SABAR IKHLAS DAN BERSYUKUR"

Suatu hari ada seorang pemuda yang marah-marah di beranda sebuah masjid, dari raut wajahnya kelihatan dia sangat kesal.kemudian datanglah seorang ulama menghampiri pemuda tersebut dan bertanya, “Apa yang telah membuat mu marah wahai saudaraku? apa yang terjadi sehingga kau tampak sangat kesal?” Tanya sang ulama. “Aku baru saja kehilangan sendalku,tadi Aku menaruhnya disini lalu aku shalat dalam masjid,tapi sekarang sudah tidak ada lagi, padahal itu adalah sendalku yang paling mahal!!” jawab sang pemuda.
Setelah mendengar jawaban sang pemuda sang ulama lalu membawa pemuda itu keseorang yang duduk dipojok beranda masjid, orang itu duduk di lantai memakai sarung yang panjang sehingga menutupi kedua kakinya,dihadapannya terdapat banyak sekali sandal. sang ulama berkata “coba kau lihat sandal-sandal ini siapa tahu milikmu ada di sini wahai saudaraku!!” lalu sang ulama pergi meninggalkan sipemuda dan penjaga sandal.
Dengan wajah yang sangat gelisah sipemuda memeriksa semua sandal yang ada di depannya, setelah semua sandal dia periksa ternyata ia tak menemukan sandal yang ia cari. Lalu dengan nada kesal dia bertanya kepada si penjaga sandal “apakah kau melihat ada orang yang memindahkan sandalku ketempat ini ?” “Hanya ini sandal yang ku jaga dari tadi anak muda ,apa kau telah memeriksanya dengan teliti?” jawab si penjaga sandal. Dengan nada yang semakin kesal si pemuda berkata “Aku kesini untuk beribadah tapi kenapa sandalku hilang? Sandalku itu adalah sandal yang paling berharga bagiku, mulai hari ini aku takkan pernah lagi ke masjid ini!!!!!!....?. Dengan tenang sipenjaga sandal berkata “sesungguhnya ada orang yang kehilangan sesuatu yang lebih berharga dari sandalmu, tapi dia lebih sabar dan tetap bersyukur” mendengar kata-kata itu sipemuda penasaran “siapa orang itu, dan apa yang telah hilang darinya?” tanpa menjawab Sipenjaga sandal lalu mengangkat sarungnya yang panjang…………….
Alangkah kagetnya si pemuda itu menyaksikan apa yang ada di hadapannya, ternyata si penjaga sandal tidak memiliki dua kaki yang utuh seperti manusia biasanya, dia kehilangan kedua telapak kakinya. Si pemuda sadar bahwa dia sangat kerdil, sangat tidak bersyukur, dia sangat menyesal segitu marahnya hanya karena kehilangan sandal, sementara ada orang yang kehilangan dua kakinya begitu sabarnya.
Si pemuda itu menangis, menyesali kekurangannya, dia istighfar dan minta maaf pada si penjaga sandal dan berkata sambil menahan tangisnya “maafkan saya pak, maafkan saya… begitu kerdilnya aku ini, terima kasih bapak telah menyadarkan saya, saya berjanji tidak akan mengulangi hal ini lagi” dengan lembutnya si penjaga sandal berkata “tidak apa-apa nak,segeralah mohon ampun pada Allah Azzawajala” “baiklah pak, sekali lagi terima kasih karena bapak telah membuat saya sadar”. Lalu si pemuda pun pulang dengan dengan terisak-isak karena tak mampu menahan tangisannya.


Salam silaturrahmi bersimpul kasih sayang
Syaiful Putra

Artikel Terkait



Widget by Hoctro | Jack Book

1 komentar:

Possitive coment please!